Aldi’s Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD City, Siapkan Ekspansi dengan Konsep “Odadog”

Aldi's Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD City, Siapkan Ekspansi dengan Konsep "Odadog"

Tajukreportase.com – Industri kuliner nasional kembali diramaikan dengan ekspansi bisnis milik artis Aldi Taher. Aldi’s Hotdog resmi membuka gerai ketiganya di kawasan BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (22/7/2026), sebagai bagian dari strategi memperluas jaringan usaha sekaligus memperkenalkan inovasi kuliner berbasis makanan khas Indonesia.

Pembukaan gerai baru tersebut dihadiri langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Aldi’s Hotdog, M. Restya Naufal, bersama Aldi Taher selaku pemilik merek. Sebelumnya, Aldi’s Hotdog telah lebih dulu hadir di kawasan Pondok Pinang dan Blok M, Jakarta.

Naufal mengatakan, pengembangan Aldi’s Hotdog dilakukan melalui konsep kemitraan investasi, bukan sistem waralaba (franchise). Dalam skema tersebut, Aldi Taher bersama para investor membentuk badan usaha dengan kepemilikan saham sesuai kesepakatan.

“Kami tidak memakai sistem franchise. Kami membangun perusahaan bersama investor dengan pembagian saham yang disepakati. Mas Aldi juga menjadi pemegang saham, sehingga kami sama-sama berinvestasi dan mengembangkan bisnis ini,” ujar Naufal.

Di bawah naungan perusahaan tersebut, saat ini telah berkembang tiga lini usaha, yakni Aldi’s Hotdog, Aldi’s Kopi, dan Aldi’s Parfum.

Keunikan utama Aldi’s Hotdog terletak pada penggunaan odading sebagai pengganti roti hotdog konvensional. Inovasi tersebut melahirkan menu khas bertajuk “Odadog”, yang memadukan rasa manis dari odading dengan isian daging premium serta saus gurih dan pedas.

Selain tampil berbeda, Aldi’s Hotdog juga menawarkan porsi yang lebih besar. Untuk menu reguler seharga Rp32 ribu, pelanggan mendapatkan isian daging dengan bobot mendekati 300 gram.

Menurut Naufal, penggunaan odading bukan sekadar inovasi produk, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan kuliner khas Indonesia ke pasar yang lebih luas.

“Harapannya, ketika nanti kami berekspansi ke luar negeri, masyarakat akan mengenal bahwa ini adalah produk asli Indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri,” katanya.

Untuk menjaga kualitas, perusahaan memproduksi sendiri patty burger maupun sosis hotdog menggunakan daging segar di fasilitas produksi miliknya. Kandungan daging dalam setiap patty mencapai sekitar 70–75 persen, sehingga menghasilkan tekstur lebih padat dan cita rasa yang lebih kuat.

Di sisi lain, Aldi’s Hotdog juga terus memperkuat penjualan melalui platform digital seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Meski baru berjalan sekitar satu bulan, kanal online tersebut telah berkontribusi sekitar 15–20 persen terhadap total penjualan.

Sebagai pelengkap, perusahaan menghadirkan varian Odading Mini seharga Rp19 ribu dengan bobot sekitar 150–170 gram, yang diproyeksikan menjadi produk unggulan di platform pemesanan daring.

Naufal menjelaskan, ekspansi bisnis dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan keuntungan usaha yang telah diperoleh sehingga pertumbuhan perusahaan dapat berlangsung lebih sehat dan berkelanjutan.

Sejak pertama kali beroperasi, omzet Aldi’s Hotdog disebut telah meningkat hingga dua kali lipat.

Ke depan, perusahaan akan meluncurkan konsep Aldi’s Express, yakni gerai yang menggabungkan Aldi’s Hotdog dan Aldi’s Kopi dalam format full takeaway. Gerai perdana direncanakan hadir di Living World Cibubur dan Summarecon Mall Bekasi.

Selain itu, Aldi’s Kopi juga akan dikembangkan menjadi kafe berkonsep dine-in dengan skala yang lebih besar di kawasan Ciater.

Dalam kesempatan tersebut, Aldi Taher mengaku bersyukur atas perkembangan bisnis kulinernya yang dinilai berlangsung cukup pesat.

“Alhamdulillah, sekarang Aldi’s Hotdog sudah memiliki cabang ketiga di BSD. Semoga membawa keberkahan, membuka lapangan pekerjaan, dan terus berkembang,” ujarnya.

Ia juga menanggapi santai berbagai komentar mengenai cepatnya ekspansi bisnis yang dijalankannya.

Mungkin banyak yang kaget, saya juga sebenarnya kaget karena perkembangannya cepat sekali. Semoga semuanya terus diberi kelancaran,” tutur Aldi.

Dengan mengusung inovasi kuliner berbasis makanan tradisional Indonesia serta strategi ekspansi yang terukur, Aldi’s Hotdog optimistis mampu memperluas pangsa pasar sekaligus memperkenalkan cita rasa lokal kepada konsumen yang lebih luas, termasuk pasar internasional.

 

error: Content is protected !!