PMI Prov Bali Menyalurkan 480.000,- Liter Air Bersih Ke 3 Kabupaten Terdampak Di Bali

Tajukreportase.com # Denpasar – Bali || Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Bali membuat kebutuhan air bersih masyarakat terus menjadi perhatian. Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali hingga Selasa (8/9/2026) telah menyalurkan total sebanyak 480.000 liter air bersih kepada 26.442 jiwa di wilayah yang terdampak.Bantuan tersebut diberikan melalui 81 kali pelayanan dengan melibatkan 238 personel PMI. Layanan air bersih tersebut telah menjangkau 3 Kabupaten, 7 Kecamatan, dan 12 Desa/Kelurahan di Jembrana, Buleleng dan Karangasem.

PMI melakukan distribusi secara bertahap dengan melihat kondisi serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Kepala Markas PMI Provinsi Bali, Budi Suharjo, mengatakan pelaksanaan program penanganan kekeringan yang didukung PMI Pusat sejauh ini telah mencapai sekitar 75 persen dari target. Jembrana dan Buleleng telah mencapai target pelayanan, sedangkan penanganan di Karangasem masih terus dikejar pelaksanaannya.

“Dari tiga wilayah sasaran, Jembrana dan Buleleng sudah memenuhi target, sementara Karangasem masih dalam proses. Kami akan melanjutkan pelayanan di Karangasem setelah armada yang sebelumnya dimobilisasi untuk kebutuhan penanganan di Flores, NTT, dapat kembali digunakan,” seperti yang disampaikan Budi di Markas PMI Provinsi Bali.

Budi Suharjo juga menambahkan untuk memenuhi sisa kebutuhan pelayanan, PMI Bali juga masih mengupayakan tambahan dukungan. Selain mengajukan pendanaan kepada PMI Pusat, PMI Provinsi Bali melakukan penggalangan dana dan mendorong PMI Kabupaten untuk mencari dukungan secara mandiri.

“Harapannya, karena masa penanganan yang masih cukup panjang, kami bisa mendapatkan dukungan tambahan sehingga pelayanan kepada masyarakat terdampak kekeringan tetap berjalan,” imbuhnya.

Buleleng menjadi wilayah dengan distribusi air terbesar. PMI Bali telah menyalurkan 230.000 liter air bersih kepada 13.718 jiwa melalui 31 kali pelayanan dengan melibatkan 61 personel. Di Jembrana, sebanyak 185.000 liter air telah disalurkan kepada 10.490 jiwa melalui 37 kali pelayanan dengan dukungan 125 personel. Sementara di Karangasem, PMI telah mendistribusikan 65.000 liter air bersih kepada 2.234 jiwa melalui 13 kali pelayanan yang melibatkan 52 personel.

Di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung, PMI Bali memastikan pelayanan air bersih akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Pemantauan dan distribusi pun tetap dilakukan secara bertahap, agar bantuan dapat menjangkau warga yang masih mengalami keterbatasan air bersih. (pur/PMIBali)

error: Content is protected !!