2,2 Ton Rendang dari Sumbar Dikirim untuk Korban Gempa NTT

TAJUKREPORTASE – COM – JAKARTA –  Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengirimkan bantuan pangan berupa 2,2 ton rendang untuk masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut merupakan donasi dari aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Sumatera Barat yang dihimpun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar.

Bantuan diserahkan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah kepada perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yakni Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari dan PIC Posko Aju 1 Labuan Bajo Mayjen TNI (Purn) Luthfie Beta di Posko Aju 1 Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, RABU (26/8).

Mahyeldi bersama Abdul Muhari kemudian mendistribusikan langsung 500 kilogram rendang ke Pos Kabupaten Manggarai.
Setibanya di lokasi, rombongan bertemu dengan Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit. Mahyeldi mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap warga NTT yang terdampak bencana.

“Kami membawa rendang yang dikumpulkan oleh pegawai-pegawai di Sumatera Barat dan masyarakat,” kata Mahyeldi.

Ia menegaskan masyarakat NTT tidak menghadapi bencana seorang diri karena dukungan dan solidaritas datang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Bantuan ini dukungan dari masyarakat Sumatera Barat yang juga ikut merasakan duka. Nusa Tenggara Timur tidak sendirian, masih ada saudara-saudara kita di belahan pulau lain di Indonesia turut merasakan,” ujarnya.

Mahyeldi berharap kondisi NTT dapat segera pulih setelah dilanda gempa dan tsunami.”Mudah-mudahan NTT cepat pulih kembali,” katanya.

Rendang Dinilai Cocok untuk Bantuan Bencana
Rendang dipilih sebagai bantuan pangan karena memiliki daya tahan yang relatif lama, kandungan gizi, serta praktis dikonsumsi dalam kondisi darurat.
Makanan khas Sumatera Barat tersebut juga mudah dipanaskan dan dapat disantap bersama nasi sehingga dinilai sesuai untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di tengah situasi bencana.

Mahyeldi mengatakan bantuan tersebut bukan dukungan terakhir dari Sumatera Barat. Pemerintah provinsi bersama masyarakat masih melakukan koordinasi untuk mengumpulkan bantuan tambahan bagi penyintas bencana di NTT.

Ia juga mengapresiasi BNPB yang telah memfasilitasi proses distribusi bantuan, termasuk pengiriman logistik menuju Kabupaten Manggarai menggunakan pesawat.

BNPB Pastikan Bantuan Disalurkan
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari menyambut baik solidaritas antardaerah dalam membantu masyarakat terdampak gempa NTT.

Menurutnya, bantuan dari Sumatera Barat menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Indonesia dalam menghadapi bencana.

“Penyampaian bantuan dari masyarakat Sumatera Barat saat ini menunjukkan memang jiwa gotong royong kita sebagai bangsa, antarprovinsi, kabupaten dan kota, terbangun sangat baik,” ujar Abdul.
Abdul memastikan bantuan yang dititipkan kepada BNPB akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami di BNPB bertugas menyampaikan amanah dari Sumatera Barat, provinsi lain, lembaga dan entitas lain, agar sampai di tangan masyarakat terdampak,” tuturnya.
Namun, ia mengingatkan proses distribusi bantuan membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Kami terus berusaha hingga sampai di tangan masyarakat. Proses distribusi bantuan di posko kami lakukan secara bertahap,” katanya.

Abdul juga memastikan seluruh bantuan logistik yang dititipkan melalui Pos Halim, Labuan Bajo maupun Maumere akan diteruskan kepada masyarakat terdampak.
“Semua dukungan logistik yang dititipkan kepada kami melalui Pos Halim, Labuan Bajo atau Maumere pasti kita akan sampaikan kepada masyarakat terdampak,” pungkasnya.

error: Content is protected !!