Wamendag Dorong Produk UMKM Perempuan Tembus Pasar Global, Andalkan Program ‘Dari Lokal untuk Global’

JAKARTA – TAJUK REPORTASE – COM –Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong produk-produk lokal hasil karya perempuan Indonesia semakin agresif menembus pasar internasional.

Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian nasional melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal itu disampaikan Roro saat menjadi panelis dalam Kunstkring Dialogue: Forum Diskusi Ekonomi Restoratif di Jakarta, Senin (29/6).

“Ketika kita memberdayakan seorang perempuan, sesungguhnya kita juga memberdayakan satu generasi. Karena itu, pemberdayaan perempuan bukan hanya penting dari sisi sosial, tetapi juga menjadi kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Roro.

Ia mengungkapkan, lebih dari 60 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan. Sementara sektor UMKM berkontribusi sekitar 60,51 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, menyerap 96,92 persen tenaga kerja, serta menyumbang 15,65 persen terhadap pertumbuhan ekspor Indonesia.

Menurut Roro, berbagai produk yang dihasilkan pelaku UMKM perempuan memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global. Selain memiliki nilai ekonomi, produk tersebut juga membawa identitas budaya, kearifan lokal, dan aspek keberlanjutan yang menjadi daya tarik bagi konsumen internasional.

Ia menilai, produk-produk karya perempuan Indonesia telah banyak tampil dalam berbagai pameran internasional dan menunjukkan daya saing yang terus meningkat. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat dukungan agar potensi tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha.

Untuk memperluas akses pasar, Kementerian Perdagangan menjalankan program Dari Lokal untuk Global. Program ini memanfaatkan jaringan Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli melalui kegiatan business matching.

Selain itu, pemerintah juga terus memperluas akses pasar melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional dengan negara-negara mitra. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang ekspor yang lebih besar bagi produk-produk Indonesia, termasuk UMKM yang dikelola perempuan.

error: Content is protected !!