PRO AVL Indonesia 2026 Tampilkan 60 Brand Global, Perkuat Industri Audio Visual dan Musik Nasional

PRO AVL Indonesia 2026 Tampilkan 60 Brand Global, Perkuat Industri Audio Visual dan Musik Nasional

Tajukreportase.com – Krista Exhibitions Group kembali menggelar PRO AVL Indonesia 2026, pameran internasional yang menjadi ajang bertemunya pelaku industri audio, visual, lighting, dan musik dari berbagai negara. Pameran yang memasuki penyelenggaraan kelima ini berlangsung pada 28–31 Juli 2026 di NICE PIK 2, Tangerang.

Mengusung konsep business-to-business (B2B) dan business-to-consumer (B2C), PRO AVL Indonesia 2026 menjadi platform strategis bagi produsen, distributor, system integrator, profesional, hingga komunitas kreatif untuk memperkenalkan inovasi teknologi terbaru sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi di sektor industri kreatif.

Tahun ini, pameran menghadirkan 60 brand internasional dari 12 negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Prancis, Italia, Denmark, Swedia, Austria, China, Spanyol, dan Indonesia. Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan tingginya kepercayaan industri global terhadap potensi pasar audio visual dan musik di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.

Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menyaksikan berbagai inovasi terbaru di bidang audio profesional, sistem pencahayaan, teknologi visual, digital signage, videotron, perangkat musik, hingga solusi integrasi sistem yang kini banyak digunakan di sektor hiburan, perhotelan, pendidikan, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, dan gedung perkantoran.

Pameran ini juga digelar bersamaan dengan Music Indonesia Expo 2026, sehingga memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi pelaku industri maupun masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan teknologi audio visual dan musik.

CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengatakan PRO AVL Indonesia tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan industri.

“Melalui PRO AVL Indonesia 2026, kami ingin menghadirkan sebuah platform yang mempertemukan seluruh pelaku industri audio, visual, lighting, dan musik untuk saling terhubung, berbagi inspirasi, serta melihat langsung perkembangan teknologi terbaru. Kami berharap pameran ini tidak hanya membuka peluang bisnis dan kolaborasi baru, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang dapat memperkuat pertumbuhan industri kreatif Indonesia,” ujar Daud.

Menurutnya, semakin banyak kolaborasi yang terjalin akan membuat industri audio visual dan musik nasional semakin kompetitif, baik di pasar domestik maupun internasional.

Hadirkan Kompetisi, Seminar, dan Festival Musik

Sebagai bagian dari Krista Music Festival, PRO AVL Indonesia 2026 menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung yang memadukan unsur edukasi, hiburan, dan pengembangan talenta.

Salah satu agenda unggulan adalah Grand Final SING OUT LOUD 2026, yang mempertemukan 49 finalis terbaik hasil seleksi lebih dari 100 peserta audisi, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kompetisi ini mempertandingkan tiga kategori, yakni Pop (Pre-Teens dan Teen/Adult), Musical, serta Classical. Para pemenang akan memperoleh hadiah uang tunai, sertifikat, dan piagam penghargaan.

Proses penjurian melibatkan sejumlah musisi dan praktisi berpengalaman, seperti Titi DJ, David Klein, Kristanto Pantioso, Lita Zen, Tamam Husein, dan Aning Katamsi.

Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan Drum Battle Competition bersama Asosiasi Pengusaha Audio Video Musik Indonesia (APAVMI), pertunjukan komunitas gitar, hingga berbagai demonstrasi teknologi audio visual terbaru.

Di bidang edukasi, penyelenggara menghadirkan seminar bertajuk “Pemberlakuan dan Pengawasan Standar Nasional Indonesia (SNI) Audio Video Secara Wajib” yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian RI bersama APAVMI. Seminar ini membahas implementasi standar nasional guna meningkatkan kualitas produk, kepatuhan regulasi, dan daya saing industri audio visual nasional.

Didukung Pemerintah dan Asosiasi Industri

PRO AVL Indonesia 2026 mendapat dukungan dari PT Caiyida Technology Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang LED Display, Videotron, dan Digital Signage.

Pameran juga didukung oleh berbagai kementerian, yakni Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Koperasi RI, serta Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI.

Dukungan turut datang dari berbagai asosiasi, di antaranya APAVMI, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Melalui penyelenggaraan PRO AVL Indonesia 2026, Krista Exhibitions berharap pameran ini dapat menjadi katalis pertumbuhan industri audio visual, lighting, dan musik nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar potensial industri kreatif di kawasan Asia Tenggara.

 

error: Content is protected !!