TAJUKREPORTASE – COM -BADUNG – BALI – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (Pemda) berprestasi melalui kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (29/8).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja sekaligus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Tito, program apresiasi tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memberikan penghargaan kepada daerah yang memiliki kinerja terbaik. Kegiatan itu juga menjadi sarana untuk menunjukkan berbagai praktik baik yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.
“Selamat kepada rekan-rekan yang mendapat penghargaan dan bagi yang belum beruntung masih ada batch III, yang mudah-mudahan bisa memotivasi bekerja lebih keras,” ujar Tito.
Pada Batch II, Kemendagri memberikan penilaian dalam sejumlah kategori, yakni Implementasi Program 3 Juta Rumah, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.
Kemendagri juga memperluas cakupan penilaian dengan melibatkan kementerian terkait. Salah satunya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk memberikan perhatian terhadap sektor perumahan.
Tito mengatakan sektor perumahan menjadi salah satu perhatian penting pemerintah karena Indonesia masih menghadapi persoalan backlog perumahan dalam jumlah besar. Dalam hal ini, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pembangunan perumahan.
Peran tersebut antara lain dilakukan melalui kemudahan perizinan serta dukungan terhadap pengembang agar pembangunan hunian dapat berjalan lebih cepat.
“Karena dari APBN [dan] APBD enggak akan mungkin bisa menyelesaikan backlog 30 juta masyarakat yang tidak memiliki rumah atau rumah yang tidak layak. Itu pemerintah hanya bisa memberikan stimulus, tapi dorongan terbesarnya adalah para pengusaha,” kata Tito.
Selain sektor perumahan, penilaian Batch II mencakup bidang kesehatan, pendidikan, serta pengelolaan sampah dan lingkungan. Menurut Tito, kategori tersebut berkaitan langsung dengan kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi pelayanan dasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia menilai pelaksanaan program apresiasi tersebut juga menunjukkan banyak kepala daerah yang memiliki kreativitas, inovasi, dan komitmen dalam menjalankan pemerintahan.
“Banyak yang bagus, banyak yang cerdas-cerdas, banyak yang kreatif yang betul-betul bekerja untuk rakyat, dan ini kita buktikan dengan kegiatan kita hari ini,” ujarnya.
Daftar Pemda Penerima Apresiasi
Dalam Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, penghargaan tingkat provinsi diberikan kepada Jawa Barat dan Banten. Untuk tingkat kabupaten, penghargaan diraih Banyuwangi, Kuningan, dan Madiun. Sementara tingkat kota diberikan kepada Bogor, Surabaya, dan Cilegon.
Pada Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, penghargaan tingkat provinsi diberikan kepada Bali dan DKI Jakarta. Tingkat kabupaten diraih Rembang, Bantul, dan Klungkung, sedangkan tingkat kota diberikan kepada Mojokerto, Tegal, dan Surabaya.
Kemudian, Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan tingkat provinsi diberikan kepada D.I. Yogyakarta dan Bali. Untuk tingkat kabupaten, penghargaan diraih Ponorogo, Kulon Progo, dan Magetan. Sementara tingkat kota diberikan kepada Salatiga, Blitar, dan Madiun.
Untuk Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, penghargaan tingkat provinsi diberikan kepada Jawa Timur dan Jawa Tengah. Tingkat kabupaten diraih Wonosobo, Sidoarjo, dan Ciamis. Sedangkan tingkat kota diberikan kepada Malang, Blitar, dan Surabaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir, serta para gubernur dan bupati/wali kota se-Jawa-Bali beserta pejabat terkait lainnya.













