Tajukreportase.com # Denpasar || SMP Dwijendra di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah I Made Ari Mertha Yasa, S.Pd., M.Pd untuk di tahun 2026 ada penambahan seni yakni seni teater yang sudah mengacu pada kurikulum.
“Dulu di tahun 2025, SMP Dwijendra dari tiga kelas seni termasuk prakarya baru punya seni tari dan seni rupa, namun sekarang sudah ada penambahan untuk seni teater,” terangnya, Senin (11/9/2026).
Lanjutnya, dari penambahan seni teater di tahun 2026 sesuai acuan kurikulum dikarenakan SMP Dwijendra sudah memilik Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang seni.
“Secara tidak langsung saat ini kita juga memiliki seni musik yakni musik tabuh tradisional Bali. Namun untuk musik lainnya dikembangkan melalui kegiatan ekstra musik.
“Untuk tahun 2026, SMP Dwijendra belum mengembangkan kelas seni musik mengingat SDM yang menguasai keteramplian membina banyak alat musik belum dimiliki. Sekolah sudah menambahkan seni teater untuk saat ini, karena banyak peminantnya.”
kata Made Ari Mertha Yasa.
Ditambahkan, kedepannya diharapkan pemerintah juga bisa merekomendasikan para siswa SMP Dwijendra untuk bisa tampil di berbagai even baik di PKB, atau ajang even lainya dalam menyalurkan bakat seni yakni seni tari, seni rupa, dan seni teater.
“Dengan sekolah sudah punya panggung sendiri dalam menyalurkan bakat seni, diharapkan menjadi jembatan untuk mengasah jiwa seni para siswa SMP Dwijendra agar bisa tampil di luar,” pungkasnya. (Bud)















