Tajukreportase.com # Denpasar – Bali ||Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma (PDAM) Kota Denpasar I Putu Yasa, ST mengatakan, pelayaan pemakaian air PDAM dimasyarakat di musim kemarau berkepanjangan tahun 2026 masih tetap optimal.
Bahkan permintaan masyarakat akan air PDAM dirasakan masih cukup tinggi. Selain itu, PDAM Kota Denpasar masih didukung oleh dua waduk yakni Waduk Blusung dan Waribang yang masih bisa disuplay airnya dengan baik.
“Jika sewaktu – waktu ada kendala terkait air PDAM dimasyarakat masih bisa teratasi. Dihimbau juga kalau ada gangguan air PDAM bisa menyiapkan tempat penampungan air sendiri,” terang Putu Yasa, Kamis (17/9/2026).
Lanjutnya, produksi air PDAM masih tetap stabil walau memasuki musim kemarau di tahun 2026, dan belum dirasakan ada penurunan produksi akan air PDAM.
Dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma PDAM Kota Denpasar sepenuhnya sudah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali agar di tahun 2027 pelayanan air PDAM bisa lebih optimal, dan masyarakat bisa terus terlayani dengan baik.
Karena moto utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma PDAM Kota Denpasar adalah siap melayani masyarakat dengan baik dikarenakan air sebagai salah satu sumber kehidupan yang harus tetap menjadi prioritas utama.
Ditambahkan, dari puluhan ribu masyarakat Kota Denpasar yang memanfaatkan Air Minum Tirta Sewakadarma PDAM Kota Denpasar agar tetap kedepannya bisa terlayani dengan baik supaya jangan sampai telat bayar sesuai batas waktu yang ditentukan setiap bulannya yakni sampai tanggal 20.
Kalau telat batas waktu yang ditentukan bisa kena denda, dan kalau sampai telat sekian bulan akan dicabut air PDAM.
“Itu akan berisiko kurang baik kedepannya kalau terlambat bayar,” pungkasnya. (Bud)














