Fri. Jan 22nd, 2021

Seorang Bocah di Ponorogo Meninggal Saat Bermain Air Bersama Tiga Temannya

2 min read
Bagikan Berita

2,416 total views, 8 views today

 

Tajukreportase.com, PONOROGO – Jatim, Seorang bocah laki laki yang masih duduk di sekolah dasar, Senin , (23/ 11/2020) petang, ditemukan tewas di sungai.

Diketahui saksi, bahwa Korban sempat terbawa arus sungai yang tengah banjir, sejauh empat kilometer.

Sementara tiga rekan sebayanya, terselamatkan seorang penambang pasir.

Jasad korban bernama Hilmi Ibrahim (10) siswa kelas 4 sekolah dasar warga Desa Kadipaten, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Jawa Timur tersebut dapat ditemukan oleh tim Sar BPBD dan PMI serta warga masyarakat setempat.

Korban yang merupakan anak pertama pasangan Heru Susilo dan Farida tersebut ditemukan di sungai Kelurahan Cokrogalan, Kecamatan Kota, yang tak lain adalah areal hilir sungai tempat korban celaka di atasnya.

Dalam musibah ini, ke tiga  teman korban lainnya selamat. Mereka tinggal sekampung dengan korban.

Mereka yang selamat, yaitu, Ivan, Noval dan Hibab.

Dalam keterangan saksi warga sekitar, bahwa teman korban, sebut saja Hibab yang sempat melawan maut, timbul tenggelam di perairan, berhasil diselamatkan Wito, salah satu penambang pasir yang berada di lokasi kejadian.

“Korban bernama Hibab sempat hanyut beberapa meter. Bersyukur dia diselamatkan Pak Wito, penambang pasir yang saat itu berada di sekitar lokasi,” jelas Eka, anggota tim Sar yang serta dalam upaya pencarian.

Ditambahkan Eka, tangan Hibab berhasil meraih kayu bambu yang dijulurkan Wito dalam upaya pertolongannya. Korban selamat itu sempat pingsan, dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat guna perawatan medis.

Sumber di lokasi kejadian menyebutkan, sore itu Hilmi Ibrahim bersama ketiga rekannya, Hibab, Ivan dan Noval sepakat naik sepeda pancal masing masing, menuju bibir sungai yang tak jauh dari rumahnya, Sungai Kadipaten.

Dari bibir sungai, Hilmi Ibrahim yang tak cakap berenang itu tiba tiba turun ke air, disusul Hibab yang setali tiga uang tak sanggup berenang. Sedangkan dua bocah yang lain, Ivan dan Noval, tetap berada di bibir sungai.

Sejurus kemudian, tiba tiba meluncur deras gumpalan air dari arah hulu sungai. Kedua korban pun tak sanggup mengusai diri, untuk melawan derasnya arus.

Tubuh Hibab berhasil diselamatkan penambang pasir. Sedangkan Hilmi Ibrahim ditemukan tim Sar dalam keadaan tak bernyawa, sejauh 4 kilometer di hilir sungai, tepat di Kelurahan Cokrogalan, Kecamatan Kota.

Aparat kepolisian setempat yang berada di lokasi kejadian, melakukan penyelidikan dan olah lapangan. Tak jauh dari lokasi tenggelamnya korban, polisi menemukan 4 unit sepeda pancal yang diduga milik korban.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, polisi mengirim jasad korban tewas ke kamar jenazah RSUD dr. Harjono, Ponorogo. Namun lantaran tidak ditemukan kejanggalan, mengarah ke tindak kriminal, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.

Polisi juga langsung mengembalikan 4 unit sepeda pancal milik para korban. (Hy/Syam/fin)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + 5 =