Tue. Oct 20th, 2020

Marissa Haque: UU Omnibus Law Cipta Kerja, 87 Persen Muslim di Indonesia akan dimurtadkan

2 min read
Bagikan Berita

2,026 total views, 8 views today

tajukreportase.com – Jakarta, Artis senior Marissa Haque menyoroti Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja soal jaminan produk halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Istri penyanyi Ikang Fauzi ini menilai, di dalam pasal-pasal yang menjelaskan tentang produk halal, ada peran MUI yang dipangkas oleh UU Sapu Jagat itu

“Allahu Akbar, demi Allah, sungguh jahat UU Omnibus Law Cipta Kerja ini guys. Perlahan namun pasti, masyarakat Muslimin Indonesia yang 87 persen itu dimurtadkan. Mulai dari jaminan makanan halalnya.” Tulis Marissa dari akun instagramnya, Kamis (15/10/2020).

Marissa yang juga merupakan mantan Kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini, tak habis pikir. Indonesia yang merupakan mayoritas Islam, namun peran ulama MUI tentang produk halal akan dibatasi dalam UU tersebut. Peran MUI akan diganti dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)

“Bagaimana mungkin NKRI yang bukan negara Islam ini tega menghilangkan peran ulama MUI sebagai pemberi fatwa halal dan diganti dengan seorang dirjen level eselon 1 Ketua BPJPH. Ini kejahatan yang terorganisir,” kata Marissa.

Ibu dua anak itu khawatir, jika fatwa produk halal jatuh di tangan yang bukan ulama. Sebab itu menyangkut hal dalam Islam yang amat penting.

“Bagaimana doa kita ummat Islam Indonesia bisa dikabulkan oleh Allah Azza wa Jalla, jika seluruh elemen di badan kita terbangun dari makanan haram yang kita konsumsi? Bangun guys! Buka mata dan mata hagi kita,” ujar Marissa.

“Kita memang harus bersabar atas musibah yang datang, tapi kita tidak boleh sabar atas kezoliman, apalagi ini zolim yang terbuka,” pungkasnya.

Editor: hy/bs/fin
Publish: hy

Lihat artikel asli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + twelve =