Wed. Jun 23rd, 2021

Jalankan Sistem Hukum, Ini Komitmen Dona Puja

2 min read
Bagikan Berita

1,562 total views, 4 views today

Tajukreportase.com – Kalimantan Selatan – Banjarbaru, meskipun dimasa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum usai, sistem hukum Indonesia yang diterapkan terus berlangsung. Hal itu diungkapkan oleh seorang pengacara muda yang berdomisili di Kota Banjarbaru, Rabu (09/06/2021).

Saat ditemui dikantor hukumnya yang beralamat di Jalan Sidodadi 1, Komplek Berlina Jaya. Pengacara muda yang bernama Dona Puja Permadi mengungkapkan, “sistem hukum itu harus benar-benar ditegakan, agar mendapatkan keadilan yang semestinya”, jelasnya.

Meskipun begitu, menurutnya sebagai seorang pengacara ataupun lawyer harus teliti dalam penanganan perkara, terlebih harus mengetahui permasalahan yang terjadi sebenarnya antara kedua belah pihak.

“Bagi saya ketelitian itu memang harus, seperti menulusuri apa yang sebenarnya terjadi antara kedua belah pihak. Karena untuk saya kita tidak mesti harus selalu membela sebelah pihak, akan tetapi juga mencari jalan keluar terbaik, seperti mediasi”, tuturnya.

Dijelaskannya, bahwa mediasi itu merupakan hal yang penting agar mendapatkan jalan perdamaian sehingga tidak merugikan kedua belah pihak.

“Karena seorang pengacara yang baik, adalah yang mampu melakukan mediasi antara kedua belah pihak, sehingga timbul perdamaian dan tidak saling merugikan”, sambung Dona.

Dirinya juga menceritakan dari beberapa contoh kasus yang berhasil dengan cara mediasi, seperti perkara sengketa lahan yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kota Banjarbaru Kelurahan Mentaos, “saat itu terjadi sengketa lahan yang bernilai 3 Milyar Rupiah, namun sebelum masuk lebih jauh keranah hukum saya berusaha melakukan mediasi, Alhamdulillah berkat Rahmat Tuhan yang maha Esa, bisa terjadi perdamaian antara para pihak tersebut”. Katanya.

Selain itu, beberapa kasus-kasus lain juga sering ditemuinya, seperti laporan tindak pencurian yang tidak terbukti, perceraian, laporan pemalsuan dokumen dan penggelapan dana.

“Yang masih berjalan saat ini yaitu laporan pemalsuan dokumen, yang mana terlapor adalah klien saya akan tetapi klien saya ini meskipun statusnya terlapor tetapi dia juga menjadi korban, dikarenakan dokumen palsu yang dimilikinya merupakan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, meski begitu kita tetap koperatif dan membuktikan kebenaran yang terjadi”, lanjut pengacara bertubuh kekar itu.

Ditambahkannya perkara penggelapan dana yang diderita oleh salah satu perusahaan ternama di Kalsel juga masih berjalan dan ditanganinya, yang saat ini dalam proses penyidikan oleh pihak Kepolisian.

Diakhir pertemuan, Om Dona mengungkapkan bahwa dirinya juga berkomitmen dan bersedia benar-benar membantu, jika ada seorang yang menjadi korban dari pelanggaran hukum.

“Saya akan benar-benar membantu dengan ikhlas, jika ada seorang yang menjadi korban pelanggaran hukum. Tentunya dengan mengedepankan mediasi agar mendapati perdamaian dan keadilan”, tutup Dona Puja.

 

 

Editor : hy/bs/hm

Publish : hm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − 11 =