Sun. Aug 1st, 2021

Demi Bantuan Mekar, Warga Abaikan Prokes di BNI Kota Pasuruan

2 min read
Bagikan Berita

921 total views, 4 views today

tajukreportase.com – Pasuruan – Jatim, Sepekan ini, ratusan warga berkerumun antri di Bank BNI Cabang Kota Pasuruan, Provinsi Jatim. Mereka berdesakan mengambil bantuan yang hendak di terima atau dikucurkan oleh pemerintah.

Mereka antri untuk menerima bantuan lewat Bank BNI yang di tunjuk sebagai penyaluran dana bantuan pengembangan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi.

Sejak pagi hari, warga yang didominasi para ibu-ibu dan anak-anak ini sudah datang dari berbagai wilayah Kota bahkan Kabupaten Pasuruan.

Walau antri menunggu giliran, namun jarak antar mereka (social distancing) tak sesuai protokol kesehatan (prokes) satu sampai dua meter untuk mengindari penularan Covid-19.

Nampak scurity bank hanya memberikan himbauan para antrian untuk tetap menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Tidak terlihat Aparat kepolisian atau pun scurity yang membantu lalu lintas kendaraan di puntu keluar masuk agar lancar.

Slamet, Danyon Securty BNI yang bertugas, mengatakan BNI hanya bertugas untuk menyalurkan bantuan pemerintah yang ditujukan kepada para anggota/nasabah mekar tersebut. Rabu (23/06/2021)

“Dalam satu hari, kami hanya sanggup melayani 100 nasabah, kita bagi menjadi dua gelombang, tetapi yang lain tetap kami data dan dimasukkan untuk pelayanan esok harinya,” ujarnya.

Mereka yang menerima bantuan ini juga sebagai nasabah BNI. Dan kegiatan ini serentak dilakukan di seluruh daerah yang mempunyai kantor cabang BNI.

Sementara saat dikonfirmasi via (Phone) 0343 41130 pelayanan kantor cabang BNI Pasuruan terkait pengambilan nomor antrian kepada wartawan menyampaikan silakan menemui petugas scurity. Namun, pihak scurity mengarahkan sebaliknya “Saya tidak ada wewenang mas, silakan koordinasi ke pihak pimpinan kantor,” ungkap petugas Security kepada tajukreportase.com.

Tanpa menyebutkan namanya, warga peserta antrian, dari Trenggilis – Keboncandi, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, mengatakan sangat senang sekali menerima bantuan ini. “Bisa untuk tambah tambah modal usaha, makanya kita rela antri walaupun sempat bolak balik mas,” ujarnya.

Terpantau dilokasi, selain melayani nasabah penerima bantuan, pihak bank juga melayani nasabahnya sendiri.

Diperkiraan nasabah yang menerima bantuan hampir ribuan orang, dan mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga yang mempunyai usaha mikro.

Editor       : HY/BS

Publish    : B9

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six − 3 =