Wed. Apr 21st, 2021

Berikut 7 Kendaraan Prioritas di Jalan Raya Yang Harus Didahulukan

2 min read
Bagikan Berita

2,599 total views, 8 views today

 

Tajukreportase.com, Gorontalo, Jalan raya memang milik bersama dan semua orang bebas melintasinya, akan tetapi ada aturan yang harus ditaati oleh para pengguna jalan raya, khususnya pengguna kendaraan bermotor.

Adapun aturan tersebut, tertuang di dalam Pasal 134 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), yang menjelaskan ada tujuh kendaraan yang mendapat hak utama untuk didahulukan, Diantaranya ;
1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.

2. Ambulans yang mengangkut orang sakit, kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.

3. Kendaraan pimpinan dan lembaga negara Republik Indonesia, salah satunya Presiden RI.

4. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing.

5. Kendaraan lembaga internasional yang menjadi tamu negara.

6. Iring-iringan pengantar jenazah.

7. Konvoi atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Pengguna jalan raya perlu mengetahui hal-hal lain seperti jenis-jenis kendaraan prioritas yang harus didahulukan saat melintas di jalan raya,” ujar Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK., diruang kerjanya kepada Tajukreportase.com, Senin (1/3/2021).

“Artinya, jika kendaraan prioritas hendak mendahului, maka harus diberi jalan,” ucapnya.

Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK., menjelaskan pasal yang mengatur jenis-jenis kendaraan prioritas yang harus didahulukan saat melintas di jalan raya.

Kabid Humas Polda Gorontalo juga menyebutkan, ketentuan teknis pada pasal tersebut juga dijelaskan dalam Pasal 135 Undang-undang yang sama.

Lanjut kata Kabid Humas Polda Gorontalo, sedangkan Pada ayat pertama, dalam Pasal tersebut dijelaskan bahwa kendaraan yang mendapat hak utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134 harus dikawal oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/atau menggunakan isyarat lampu merah atau biru dan bunyi sirene.

Sedangkan pada ayat kedua dijelaskan bahwa petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan pengamanan jika mengetahui adanya pengguna jalan sebagaimana dimaksud pada ayat pertama.

Kemudian menurut ayat ketiga, alat pemberi isyarat lalu lintas dan rambu lalu lintas tersebut tidak berlaku bagi kendaraan yang mendapatkan hak utama sebagaimana dimaksud dalam pasal 134.

Dalam kesempatan Kabid Humas Polda Gorontalo menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk memahami dan memberikan prioritas kepada kendaraan-kendaraan tersebut dengan cara menepi, agar tidak terjadi kecelakaan seperti yang terjadi pada Minggu (28/02) kemarin, saat mobil Damkar yang hendak menuju lokasi kebakaran menabrak salah satu mobil roda empat di Telaga Biru.

“Sebaiknya untuk dapat menepi dan memberikan prioritas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan
mudah-mudahan kedepan peristiwa laka lantas yang melibatkan mobil Damkar yang sedang melaksanakan tugas dengan pengguna jalan lainnya tidak terjadi lagi,” tutupnya.

Editor : Hy/Bs/Syam
Publish : Syamsoel

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + four =